5 Tips Free Style blog design

// July 4th, 2009 // design

5 Tips Free Style blog design

Bro & Sist, banyak orang yang mengatakan bahwa tampilan blog monoton dan membosankan, dan membuat tampilan blog yang unik hanyalah sebuah mimpi. Dan hanya website lah yang dapat didesign unik dan menarik. Padahal, hanya dengan sedikit imajinasi dan kreatifitas kita bisa membuat tampilan blog menjadi unik dan menarik. Dan peran kita untuk mewujudkan mimpi itu. Karena seorang blogger tidak hanya harus pandai menulis, tapi harus pula pandai berimajinasi dan kreatif mendesign. Karena themes yang unik mempunyai pengaruh terhadap kesuksesan blog itu sendiri. Karena pada dasarnya, blog memiliki fungsi dan struktur yang sama dengan website. So, kenapa kita membiarkan blog kita dengan design yang ‘biasa’, kenapa pula kita tidak membuat tampilan blog kita unik…?? Mungkin beberapa dari kita menjawab, “Ah, itu mah susah…” Apanya yang susah boss..? Semua ga susah kalo kita mau belajar. Atau mungkin juga kita malas untuk mendesign. Nah untuk itu disini aku mau share beberapa tips untuk membuat tampilan blog yang unik dan menarik, dan aku bilang ini adalah Free Style Blog Design.

1. Open Minded.

Untuk membuat sebuah free style design, cobalah untuk menerima semua hal baru. Jangan kaku, jangan kolot, dan jangan menutup diri. Lihat perkembangan design disekitar kita, jangan melulu hanya berkunjung ke blog/web langganan yang berisi tentang blogging tips saja, yang orang sunda bilang kurung batok. Tapi mulailah menjenguk blog sahabat kita yang membahas tentang design. Dan yang tidak kalah penting adalah berkunjung ke web portfolio para designer. Karena web/blog mereka pasti unik dan mempunyai nilai seni tersendiri. Kita bisa menjadikan design mereka sebagai referensi untuk menemukan ciri khas gaya design kita. Tapi ingat, hanya sebatas referensi dan bukan untuk dicopy atau bahkan mengklaim bahwa karya yang mereka buat punya kita, (kaya tetangga kita itu tuh). Kamu bisa mendapat banyak inspirasi dengan menjelajah ke gallery para designer grafis, pembuat cartoon, Photografer, bahkan blog para Bomber (pembuat grafitti). Perhatikan gaya design yang mereka buat, coba kamu lakukan sendiri dan rasakan pakai hati. Kalau kamu merasa nyaman, ya kamu terusin, tapi kalo ngga ya udah tinggalin dan kamu coba cari gaya baru. Anw, para bomber inilah yang memberikan banyak inspirasi design buat ku, karna memang sebelum terjun bebas ke blogosphere, aku wara-wiri sama para bomber. Otreh, lanjut ke tips berikutnya…

2. Membuat Sketch dan Menyusun Layout.

Gunakan pen dan kertas untuk membuat sketch. Karena cara konvensioanl inilah yang paling efektif. Kita bisa saja langsung membuat sketch di komputer, tapi membuat sketch di kertas mempunyai kenyamanan dan kebebasan yang tidak bisa didapat di komputer. Kita bisa bebas mengeksplore gaya design yang kita mau. Hal pertama yang harus difikirkan adalah menyusun layout (menata tata letak). Kita imajinasikan bahwa kertas adalah tampilan full screen dari web browser. Disitu kita mulai menggambar header, menentukan letak menu navigasi, main bar (untuk tulisan) dan side bar (untuk widget) dan footer. Tipsnya, gunakan lahan yang ada dengan bijak. Jangan terlalu banyak menggunakan widget yang tidak perlu dan jangan pula membiarkan lahan kosong, mubazir. Kita buat tampilan blog yang padat namun tidak berat saat diakses. Kita juga bisa mengeksplore bagian footer agar lebih maksimal. Misalnya dengan membagi footer menjadi tiga bagian, dan tiap bagian kita letakan satu widget yang berguna untuk pengunjung.

3. Pemilihan Warna.

Free Style Design

Berani Gunakan Warna

Kombinasi warna yang digunakan ikut berperan agar tampilan blog kita terkesan unik. Tipsnya, jangan gunakan warna-warna standart. Tapi coba gunakan warna yang jarang digunakan, tapi ingat harus dengan kombinasi dan komposisi yang pas. Hindari penggunaan warna putih untuk background, karena terkesan kaku dan biasa. Selain itu, penggunaan warna putih untuk bacground dengan kombinasi warna hitam untuk text, dapat membuat mata mudah lelah saat membaca. Untuk itu gunakan warna-warna gelap agar lebih terlihat custom walaupun memang terkesan suram. Tapi, dengan kombinasi yang pas, penggunaan warna gelap pun dapat berkesan menarik. Tapi jika kamu ingin membuat design dengan warna yang terang, gunakan warna-warna cerah karena terkesan happy dan selalu ceria. Pemilihan warna ini dipengaruhi oleh tema blog yang ingin kamu buat. Misalnya, jika kamu ngin membuat design themes untuk blog ‘anak band’, kamu bisa gunakan warna-warna gelap tapi jika kamu akan membuat design themes untuk blog edukasi, gunakan warna-warna cerah agar terlihat seru dan tidak membosankan.

4. Penggunaan Gambar.

Buatlah gambar-gambar yang tidak biasa. Artinya, kamu jangan hanya menggunakan gambar yang sudah biasa dipakai orang lain. Gambar disini tidak hanya untuk mempercantik themes saja, tapi memcakup gambar illustrasi pada tulisan, atau icon yang kamu pakai di blog. Kamu bisa menggunakan gambar-gambar 3D, gambar dengan efek grunge, cartoon, monster, vector atau bahkan fotomu sendiri. Gambar apapun bisa kamu gunakan, tapi ingat jangan gambar orang lain yang punya copyright, bisa bahaya boss… Salah satu contoh design blog yang unik penggunaan gambarnya adalah blog seleb Sandra Dewi. Disitu terlihat penggabungan foto dengan efek grunge dan vector, keren kan..??

5. Penggunaan Animasi.

Animasi digunakan agar blog terlihat lebih atraktif dan dinamis, baik itu untuk header, menu navigasi, images slide. Animasi untuk blog bisa menggunakan flash, javascript atau gif. Tidak hanya terbatas dari sisi gambar saja, animasipun bisa dibuat untuk bagian lain, misalnya animasi text dengan efek type writter, carousel recent post, atau bahkan penggunaan flash untuk tag cloud seperti wp-cumulus. Kamu bisa menggunakan salah satu efek-efek animasi diatas, atau bahkan kamu pakai semua. Tapi jangan berlebihan, karena dapat mengganggu fokus pengunjung untuk membaca. Alih-alih pengunjung membaca blog, eh malah asik ngeliatin animasi. Selain itu, penggunaan animasi berlebihan dapat membuat blog menjadi lebih berat diakses.

Gimana, cukupkah 5 tips diatas…? Intinya, untuk mendesign blog yang unik kita harus berani mencoba sesuatu yang beda, sesuatu yang baru, bahkan sesuatu yang aneh. Oh ya, kalo kamu punya tips lain, tolong tambahin ya…

Delicious Stumble Upon Technorati Twitter Facebook Digg

32 Responses to “5 Tips Free Style blog design”

  1. heri says:

    kalo blog saya gimana?

  2. eya says:

    ajarin dong cara mendisign blog. trus, gimana cara memasukkan artikel2

    • dhenk says:

      Yup, kita belajar sama–sama disini sist… kalo masukin artikel mah kan tinggal login aja, then tulis apa yang mau kita tulis… :-)

  3. Denny says:

    terimakasih motivasinya untuk para blogger agar ga monoton ke arah yang itu itu aja. sebetulnya banyak sekali dari blogger2 Indonesia yang mencoba mengexplorer brain mereka untuk mengedit templatenya, banyak saya temui disana sini template yang memang sengaja di edit untuk kepuasan.

    namun ada kendala tersendiri dimana ketika kita mencari tutorial tentang design, seringkali menemui tutor yang kurang tepat. bukannya saya terlalu mengclaim hal itu, tapi kebanyakan dari blogger itu sendiri memberi tutor hasil copas yang mungkin tidak bisa di pertanggung jawabkan. apalagi jika berhadapan dengan validasi, tutorial yang di berikan oleh para tutor cenderung kurang memperhatikan hal tersebut.

    • dhenk says:

      Sama-sama bro…
      Alangkah baiknya tutorial design yang ada dipadu dengan kreatifitas kita. Karena tidak semua tutor baik, termasuk apa yang aku tulis disini. Jadi menggabungkan beberapa tutor + kretifitas pasti bisa menghasilkan design yang cantik dan Valid dengan w3c…

  4. dani says:

    saya kopas per item:

    • tentang #1. Open Minded.

    ah ya, tapi saya akan masih tetap egois. ngga bakal ngubah theme, topik, tatabahasa lagi. pokoknya bakal semerdeka saya aja. kalo desain, alasannya ya karena saya bukan desainer web. jadi mohon maklum. toh banyaknya pengunjung bukan jadi tujuan. :D

    • tentang #2. Membuat Sketch dan Menyusun Layout.
    yang ini pass aja deh.

    • tentang #3. Pemilihan Warna.

    yang ini saya mungkin milih unsur aksesibilitas dan usability aja. walau dianggap membosankan. :) belakangan WCAG 2.0 menyarankan latar pastel dibanding sekadar bener-bener black on white.

    di salah satu tulisan saya (kata kuncinya: web readability dark background), pernah iseng saya hitung bahwa pakar aksesibilitas web (website guru) dunia lebih banyak memilih latar putih dengan warna teks bukan hitam (#000) dibanding latar gelap. :)

    tapi tetep kembali ke selera, kok. :)

    • tentang #4. Penggunaan Gambar.

    bahkan sampe ada pengunjung yang kangen nunggu tulisan berikutnya saking uniknya gambar pendamping/dekoratif, bukan sekadar karena tulisan.

    • tentang #5. Penggunaan Animasi.

    sebagai pengguna, bisa ngalah aja dulu dengan disable fitur yang ngga perlu. :)

  5. blunderer says:

    mas. .mw tanya gmn cranya kita upload arthemia di blog tanpa harus mengorbankan widget?? ditunggu jwbannya ya mas
    oo ya mas tampilan blog nya bener2 ciamik. .tu mas n tanpa melebih2kan lo

    • dhenk says:

      Blogger ya bro..?? Lebih baik backup manual setiap widget yang ada, then upload themes baru, coz setauku diblogger memang harus begitu…
      Wah makasih nih, jadi tersanjung… :-)

  6. peyz says:

    owh gto ya…. tar ah di coba….thanks ya…

Leave a Reply

csscomposer's Profile on Ping.sg