<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Urban Blog &#187; design</title>
	<atom:link href="http://dhenk.com/category/design/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhenk.com</link>
	<description>Tips dan Trik Blog Design</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Jun 2010 05:06:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Photoshop: Membuat letterpress efek untuk design header</title>
		<link>http://dhenk.com/tutorial-photoshop-membuat-letterpress-efek-untuk-design-header</link>
		<comments>http://dhenk.com/tutorial-photoshop-membuat-letterpress-efek-untuk-design-header#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 17:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[photosop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Bro and Sist, kali ini aku mau berbagi sedikit pengalaman penggunaan photoshop untuk menambah efek gambar pada blog. Karena photoshop adalah software yang perannya cukup dominan dalam web design.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro and Sist, kali ini aku mau berbagi sedikit pengalaman penggunaan photoshop untuk menambah efek gambar pada blog. Karena photoshop adalah software yang perannya cukup dominan dalam web design. Ya, kali ini aku akan menjelaskan cara membuat efek <em>Letterpress</em>. Apa itu? Letterpress adalah efek yang biduat agar text seolah-olah menjorok kedalam, dan ya sesuai dengan namanya, text seperti dipress atau dicetak kedalam. Trus buat apa efek ini? Yoi, efek ini bisa digunakan untuk logo blog kita, atau untuk title/tagline di header. Contohnya, bisa dilihat di salah satu web yang aku design, <a href="http://siapatahutentangbogor.com">Siapa Tahu Tentang Bogor</a>. Well, daripada berlama-lama membahas apa itu letterpress, langsung saja kita mulai tahap demi tahap pembuatan letterpress effect ini, cekidot!</p>
<ol>
<li>Buat new layer dengan ukuran 400px X 150 px. Ukuran ini bebas saja, tergantung dari kebutuhan, besar-kecilnya gambar yang akan dibuat. Kemudian beri warna background #687983 sehingga layer baru kita tampak seperti gambar 1 berikut:</li>
<div class="imgpost">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/letterpress-1.jpg" alt="lettepress 1" />
</div>
<li>Buat lah text apa saja dengan warna text #586B79, seperti gambar 2 dibawah ini:</li>
<div class="imgpost">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/letterpress-2.jpg" alt="lettepress 2" />
</div>
<li>Text yang telah dibuat, beri efek ‘drop shadow’ dengan parameter structure:
<ul>
<li><em>Blend Mode: Screen (color:#FFFFFF);</em></li>
<li><em>Opacity: 27%;</em></li>
<li><em>Angle: 88 Degres;</em></li>
<li><em>Distance: 1px;</em></li>
<li><em>Pread dan size : 0px;</em></li>
</ul>
</li>
<p>Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar 3 dibawah ini:</p>
<div class="imgpost">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/letterpress-3.jpg" alt="lettepress 3" />
</div>
<li>Tambahkan efek ‘inner shadow’ pada text tadi, hingga text tampak seperti gambar 4, dan untuk  paramenternya:
<ul>
<li>Blend Mode: Multiply (color:#000000);</li>
<li>Opacity: 44%;</li>
<li>Anlge: 88 Degres</li>
<li>Distance: 2px;</li>
<li>Choke: 0px;</li>
<li>Size: 1px;</li>
</ul>
</li>
<div class="imgpost">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/letterpress-4.jpg" alt="lettepress 4" />
</div>
<li>Sentuhan terakhir, tambahkan efek gradient overlay untuk text tadi, dan parameternya :
<ul>
<li>Blend Mode: Normal;</li>
<li>Opacity: 100%;</li>
<li>Gradient: Warna tua gunakan #495A64 dan warna muda gunakan # 596C7A;</li>
<li>Style: Linear;</li>
<li>Angle: 90 Degres;</li>
<li>Scale: 100%</li>
</ul>
</li>
<p>Yup! Selesai… gambar kita telah terbentuk sempurna dan itu terlihat seperti gambar 5 berikut:</p>
<div class="imgpost">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/letterpress-5.jpg" alt="lettepress 5" />
</div>
<p>Gimana nih, gampang kan? Oh ya, kalo ga mau repot bikin dari awal, aku kasih kasih bonus deh file .PSD nya, biar bisa langsung edit text-nya aja. Kalo ada yang kurang jelas, comment ya… </ol>
<p style="text-align: center;"><a href="http://dhenk.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=3"><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/img/download.png" alt="download file" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/tutorial-photoshop-membuat-letterpress-efek-untuk-design-header/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Design Tips: Membuat sidebar pada blog</title>
		<link>http://dhenk.com/design-tips-membuat-sidebar-pada-blog</link>
		<comments>http://dhenk.com/design-tips-membuat-sidebar-pada-blog#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 18:44:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Design Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Bro and Sist, Sidebar adalah elemen penting dari setiap blog. Jika layout blog kita dibuat menjadi dua kolom, alangkah lebih baik jika sidebar diletakkan di sebelah kanan. Postingan berikut adalah tips membuat sidebar yang baik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro and Sist, Sidebar adalah elemen penting dari setiap blog. Jika layout blog kita dibuat menjadi dua kolom, alangkah lebih baik jika sidebar  diletakkan di sebelah kanan, karena scroll bar pada setiap web browser terletak disebelah kanan, dan ketika pembaca blog kita men-scroll down halaman blog, secara tidak langsung mereka akan melihat/membaca content yang ada di sidebar.</p>
<p>Sidebar yang baik harus mencakup beberapa item penting, seperti pilihan berlangganan (subscribe), iklan, posting terbaru dan populer, atau elemen yang membantu pembaca menemukan informasi yang terkait dengan artikel yang mereka baca, atau, secara umum, informasi tentang blog yang sedang mereka kunjungi. Beberapa blog juga menambahkan sidebar mereka dengan widget eksternal (Facebook Fan Page atau Google Friend Connect) dan berbagai elemen lainnya (misalnya last twitter update).</p>
<p>Elemen apapun bebas diletakkan pada sidebar, tapi&#8230; jangan lebay pliss, ups berlebihan maksudnya hehe&#8230; Berikut adalah contoh urutan dari sidebar yang baik kegunaannya:<br />
<img class="alignleft" title="sidebar" src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/sidebar2.jpg" alt="" width="177" height="570" /></p>
<h3>Pilihan berlangganan (subscribe):</h3>
<p>Bagian ini, yang dalam beberapa kasus juga meliputi presentasi singkat dari blog, tempatkan dibagian paling atas sidebar dan mencakup rata-rata sekitar 5% dari area sidebar. Sertakan link ke RSS feed, email subscribe, Twitter dan Facebook profile.</p>
<h3>Iklan:</h3>
<p>Sidebar adalah wilayah yang sempurna untuk menempatkan iklan. Bagian ini memakan banyak area sidebar, 35%. Saranku, jangan menggunakan lebih dari dua banner (ukuran 125 X 125) untuk satu baris.</p>
<h3>Recent dan popular posts:</h3>
<p>Isi bagian ini dengan daftar posting terbaru dan yang populer. Ini adalah cara baik untuk menyarankan pembaca blog yang baru berkunjung untuk menikmati pula tulisan kita yang lain. Bagian ini mencakup masing-masing 20% untuk recent dan popular post.</p>
<h3>Eksternal widget:</h3>
<p>Banyak eksternal widget yang dapat ditambahkan pada sidebar. Widget semacam ini tidak diwajibkan, namun dapat berguna untuk memungkinkan interaksi antara pembaca dan penulis blog serta dapat meningkatkan pengunjung. Area eksternal widget ini cukup 10%.</p>
<h3>Elemen-elemen lain:</h3>
<p>10% dari sisa sidebar, bisa kita isi dengan last twitter update, tag liss atau tag cloud, dan lainnya yang sekiranya penting untuk ditaruh di sidebar. Namun, jika panjang dari sidebar tidak mencukupi, bisa dibuat dengan tab, seperti pada sidebar disamping kanan tulisan ini. Sepertinya ga perlu kita pasang widget Google PR, visitor counter, hit counter pun banner2 dari web/blog directory, karena selain terlihat berantakan dan terlalu ramai, penambahan widget tersebut juga dapat menambah waktu loading dari blog.</p>
<blockquote><p>Sebuah pertimbangan terakhir tentang lebar dari sidebar, jangan terlalu lebar pun terlalu sempit. Jika terlalu lebar, maka akan mengurangi main area (posting) yang berakibat area posting manjadi kurang readable. Pun jika terlalu sempit, elemen yang yang ada disidebar menjadi kurang enak dilihat.  Aku sarankan agar kamu mengatur properti CSS untuk lebar sidebar sebesar 260px sehingga sidebar kamu bisa berisi dua banner ukuran 125 X 125 piksel dengan jarak 10px antara banner, ditambah dengan padding atau margin untuk mengatur sidebar dengan tepi sebelah kanan browser dan sebelah kiri main area (posting).</p></blockquote>
<p>Well, cuma segitu tips yang bisa aku kasih, moga bermanfaat buat kita, kalo ada ide lain, tambah dicomment dunk boss =)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/design-tips-membuat-sidebar-pada-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Urban Blog 2010</title>
		<link>http://dhenk.com/urban-blog-2010</link>
		<comments>http://dhenk.com/urban-blog-2010#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 10:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Bro and Sist, setelah sekian lama akhirnya aku kembali nulis disini. Mungkin sebagian menunggu, mungkin juga tak peduli. Tapi tak jadi soal, yang terpenting sekarang aku kembali setelah ‘tertidur’ lama. Sekarag aku kembali dengan tampilan baru.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro and Sist, setelah sekian lama akhirnya aku kembali nulis disini. Mungkin sebagian menunggu, mungkin juga tak peduli. Tapi tak jadi soal, yang terpenting sekarang aku kembali setelah ‘tertidur’ lama. Sekarag aku kembali dengan tampilan baru, dengan wordpress yang telah aku upgrade dan dengan menambahkan sebagian kecil sentuhan pada themes. Memang tidak tampak jelas perubahan yang aku lakukan, karena memang aku tidak banyak perubahan pada sisi tampilan, tapi dari sisi coding sangat banyak perubahan yang aku buat. FYI, sekarang aku menggunakan tetap themes <a href="http://showcase.woothemes.com/2009/09/urban-blog/" rel="nofollow">Irresistible</a> dari <a href="http://www.woothemes.com/" rel="nofollow">WooThemes</a>, namun dengan versi berdeda, yaitu versi 2.1.2 terbaru (setidaknya sampai tulisan ini dibuat). Jika Bro and Sist bertanya kemana aku selama ini, berikut aku ceritakan tentang menghilangnya aku hehe&#8230;<br />
Beberapa waktu lalu aku memang sedang sibuk atau mungkin sok sibuk dengan kerjaan mengajar di kampus, selain itu memang rasa malas untuk menulis menghampiri, karena baru aku sadari ternyata design yang kemarin aku buat dan aku pakai untuk blog ini banyak sekali nilai minus, mulai dari floating yang gak jelas sampai bertumpuknya Java Script yang aku pakai. Entah ini satu nilai kurang atau lebih, aku selalu merasa malas untuk menulis jika merasa tidak cocok dengan design, mungkin karena cita-cita ku yang ingin menjadi seorang wordpress designer (Amin). Namun aku tersadar dan tergugah untuk membuat design baru agar aku bisa kembali menulis berkat sentuhan hati dari seorang rekan. Begini ceritanya, Suatu hari ketika aku berkumpul dengan rekan <a href="http://blogor.org" rel="nofollow">Blogor</a> (Blogger Bogor) saat acara Blogor Bebersih Bogor, seorang rekan bernama Alif a.k.a <a href="http://ontohod.wordpress.com" rel="nofollow">Ontohod</a> berkata, “gw inget satu blog yang tulisan terakhirnya 25 web berwarna hitam, sampe sekarang ga pernah update content, kemana ya itu orang?”.  Aku tau perkataannya itu dituju buat ku, tapi apa jawabku? Aku cuma bisa nyengir, cengangas-cengenges, mesam-mesem malu hehe&#8230; Malu sama diri sendiri yang mengaku blogger tapi sidah berbulan-bulan tak update content. Mulai saat itu, aku berjuang untuk lembali menulis (setelah berjuang membuat design baru hehe). Eniwei, tengkyu my bro!<br />
Yap, sekilas cerita diatas memang tidak penting, yang terpenting sekarang Aku kembali! Dengan design baru, semangat baru, tahun yang baru, dan semoga urban blog bisa memberikan manfaat bagi kita semua.<br />
Happy blogging! Chayo Blogger Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/urban-blog-2010/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Inspirational Website Berwarna Hitam</title>
		<link>http://dhenk.com/25-inspirational-website-berwarna-hitam</link>
		<comments>http://dhenk.com/25-inspirational-website-berwarna-hitam#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 10:15:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Black Websites]]></category>
		<category><![CDATA[Design Inspirations]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Karena saat ini banyak sekali website yang menggunakan warna hitam sebagai warna utama. Bebas lah dalam memilih warna, tanpa takut kelihangan arti warna itu sendiri. Karena warna hitam dapat terlihat lebih kuat...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro and sist, masih ingat sama slogan ini..? &#8220;Pake hitam, siapa takut&#8230;?&#8221; Mungkin diantara kita masih ada yang ingat dengan slogan tadi. Ya, slogan iklan shampoo yang menyatakan bahwa tidak takut menggunakan baju warna hitam hanya karena gara-gara ketombe. Lha trus, hubungannya dengan desain web&#8230;? Hmmm, walaupun agak maksa ada sih hubungan nya. Yaitu jangan pernah takut untuk menggunakan warna hitam dalam mendesain sebuah web, jangan takut melakukan suatu perbedaan. Web apapun itu..!! Karena saat ini banyak sekali website yang menggunakan warna hitam sebagai warna utama. Bebas lah dalam memilih warna, tanpa takut kelihangan arti warna itu sendiri. Karena warna hitam dapat terlihat lebih kuat, elegant dan terkesan mewah, sebagaimana yang telah dibahas pada tulisan sebelumnya : <a href="http://dhenk.com/psikologi-dan-arti-warna-pada-desain-blog">Arti Warna Pada Web Design</a>. Berikut adalah 25 contoh website dengan dasar warna hitam, moga bisa menjadi refferensi buat kita yang ingin membuat desain warna hitam.</p>
<h4>1. <a href="http://thenewreview.net/" target="_blank" rel="nofollow">http://thenewreview.net/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/1.jpg" alt="The New Review" title="The New Review" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-342" /></p>
<h4>2. <a href="http://inexoravel.org/" target="_blank" rel="nofollow">http://inexoravel.org/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/2.jpg" alt="Inexotravel" title="Inexotravel" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-343" /></p>
<h4>3. <a href="http://www.stjepantafra.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.stjepantafra.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/3.jpg" alt="Stjepan" title="Stjepan" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-347" /></p>
<h4>4. <a href="http://www.vmgblades.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.vmgblades.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/4.jpg" alt="VMG Blades" title="VMG Blades" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-369" /></p>
<h4>5. <a href="http://www.evolveprint.com.au/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.evolveprint.com.au/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/5.jpg" alt="envolve" title="envolve" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-348" /></p>
<h4>6. <a href="http://www.aus120.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.aus120.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/6.jpg" alt="Aus120" title="Aus120" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-349" /></p>
<h4>7. <a href="http://r.fm/" target="_blank" rel="nofollow">http://r.fm/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/7.jpg" alt="rfm" title="rfm" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-350" /></p>
<h4>8. <a href="http://www.studionashvegas.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.studionashvegas.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/8.jpg" alt="studionashvegas" title="studionashvegas" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-351" /></p>
<h4>9. <a href="http://www.mateusneves.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.mateusneves.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/9.jpg" alt="mateusneves" title="mateusneves" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-352" /></p>
<h4>10. <a href="http://www.chonchstyle.info/v3/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.chonchstyle.info/v3/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/10.jpg" alt="chonchstyle" title="chonchstyle" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-353" /></p>
<h4>11. <a href="http://autoblackthrough.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://autoblackthrough.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/11.jpg" alt="autoblackthrough" title="autoblackthrough" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-354" /></p>
<h4>12. <a href="http://www.blackinnovationawards.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.blackinnovationawards.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/12.jpg" alt="blackinnovationawards" title="blackinnovationawards" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-355" /></p>
<h4>13. <a href="http://www.blackmenthol.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.blackmenthol.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/13.jpg" alt="blackmenthol" title="blackmenthol" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-356" /></p>
<h4>14. <a href="http://tnerb.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://tnerb.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/14.jpg" alt="tnerb" title="tnerb" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-357" /></p>
<h4>15. <a href="http://www.cinequo.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.cinequo.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/15.jpg" alt="cinequo" title="cinequo" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-358" /></p>
<h4>16. <a href="http://www.ectomachine.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.ectomachine.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/16.jpg" alt="ectomachine" title="ectomachine" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-359" /></p>
<h4>17. <a href="http://www.redmillion.ie/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.redmillion.ie/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/17.jpg" alt="redmillion" title="redmillion" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-360" /></p>
<h4>18. <a href="http://www.ever27.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.ever27.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/18.jpg" alt="ever27" title="ever27" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-361" /></p>
<h4>19. <a href="http://www.madfrogdesigns.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.madfrogdesigns.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/19.jpg" alt="madfrogdesigns" title="madfrogdesigns" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-362" /></p>
<h4>20. <a href="http://www.pablozarate.com/en/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.pablozarate.com/en/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/20.jpg" alt="pablozarate" title="pablozarate" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-363" /></p>
<h4>21.<a href="http://www.idgm.com.ar/blog/" target="_blank" rel="nofollow"> http://www.idgm.com.ar/blog/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/21.jpg" alt="idgm" title="idgm" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-364" /></p>
<h4>22. <a href="http://strawberrysmoke.com/" target="_blank" rel="nofollow">http://strawberrysmoke.com/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/22.jpg" alt="strawberrysmoke" title="strawberrysmoke" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-365" /></p>
<h4>23. <a href="http://jugatic.es/" target="_blank" rel="nofollow">http://jugatic.es/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/23.jpg" alt="jugatic" title="jugatic" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-366" /></p>
<h4>24. <a href="http://www.rgdesign.org/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.rgdesign.org/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/24.jpg" alt="rgdesign" title="rgdesign" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-367" /></p>
<h4>25. <a href="http://www.cokestudio.com.pk/" target="_blank" rel="nofollow">http://www.cokestudio.com.pk/</a></h4>
<p><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/25.jpg" alt="cokestudio" title="cokestudio" width="450" height="284" class="aligncenter size-full wp-image-368" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/25-inspirational-website-berwarna-hitam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Psikologi dan arti warna pada desain blog</title>
		<link>http://dhenk.com/psikologi-dan-arti-warna-pada-desain-blog</link>
		<comments>http://dhenk.com/psikologi-dan-arti-warna-pada-desain-blog#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 10:46:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Color]]></category>
		<category><![CDATA[Color Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Design Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Seorang web designer harus dapat memilih warna yang pas agar website yang dibuat nya bisa mendatangkan banyak pengunjung, terutama untuk web ecommerse agar mendapatkan banyak uang dari pengunjung.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hati-hati dalam pemilihan warna dan kombinasinya, jangan sampai salah pilih. karena pemilihan warna serta kombinasinya yang tepat dapat mempengaruhi kesuksesan bisnis. Seperti yang telah dibahas terdahulu mengenai <a href="http://dhenk.com/pengaruh-design-themes-blog-terhadap-kesuksesan-blog">pengaruh design terhadap kesuskesan blog</a>. Seorang web designer harus dapat memilih warna yang pas agar website yang dibuat nya bisa mendatangkan banyak pengunjung, terutama untuk web ecommerse yang tentunya bertujuan agar mendapatkan banyak uang dari pengunjung yang datang. Oleh karena itu, pemilihan warna perlu ketelitian dan pengetahuan tentang arti dari masing-masing warna agar pesan dan kesan yang hendak anda sampaikan bisa terserap oleh pengunjung. Berikut adalah penjelasan pshycology dan arti dari 8 warna utama, agar nantinya kamu tidak keliliru dalam memilih warna yang digunakan pada design web atau blog mu, karena walaupun sepele, warna mempunyai pengaruh yang sangat besar, dimana warna bisa membuat pengunjung betah berlama-lama atau bahkan sebaliknya, buru-buru kabur dan kapok balik lagi&#8230;</p>
<h4>Arti Warna Merah</h4>
<p>Warna merah memiliki sifat untuk merangsang adrenaline dan tekanan darah. Sejalan dengan efek fisiologis, merah juga diketahui dapat meningkatkan metabolisme manusia. Warna merah adalah warna yang menarik, dramatis, warna yang kaya, dan merah juga merupakan warna semangat. Merah juga identik dengan warna yang penuh cinta dan kasih sayang. Namun, warna merah pun bisa mencerminkan amarah dan dendam.</p>
<h4>Arti Warna Jingga (orange)</h4>
<div class="thumb">
<img alt="Orange lambang enerjik" src="http://www.dhenk.com/wp-content/uploads/post/jingga.jpg"/></p>
<div class="alt">
<center>Lambang Enerjik</center>
</div>
</div>
<p> Jingga adalah warna yang sangat cerah dan membangkitkan semangat, fresh and natural. Seperti warna merah, jingga (orange) sangat aktif dan energik, namun tidak mencerminkan amarah seperti merah. Tetapi sebaliknya, jingga adalah sebuah simbol kebahagiaan yang mewakili sunshine, antusiasme, dan kreativitas. Jingga juga merangsang metabolisme dan nafsu makan, it&#8217;s a great color jika digunakan untuk mempromosikan makanan dan cooking. That&#8217;s why, mungkin gambar Jeruk dalam disamping bisa membuat kamu lapar, bahkan sekalipun kamu tidak suka buah jeruk. Bener ga boss..??</p>
<h4>Arti Warna Kuning</h4>
<p>Kuning yang sangat aktif dan terlihat mencolok&#8230;!! Dan mungkin itu sebab mengapa kuning digunakan untuk tanda hati-hati pada marka jalan. Kuning terkait dengan kebahagiaan dan energi. Seperti merah dan jingga, kuning adalah tampak seperti warna yang aktif. Pernahkah kamu memperhatikan warna minuman energi seperti <em>Gatorade</em> dan <em>Extra Joss</em>&#8230;? Kedua minuman tersebut berwarna kuning, dan masih menjadi the best-selling sampai sekarang. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh sifat kuning untuk yang aktif dan energik yang terkait dengan warna jingga dan kuning.</p>
<h4>Arti Warna Hijau</h4>
<p>Hijau terkait erat dengan alam. Ini merupakan warna yang sangat menyejukkan dan melambangkan pertumbuhan, kesegaran, serta harapan. Hijau terasa lebih ringan pada mata, dan jauh lebih aktif dari kuning, oranye, atau merah. Meskipun banyak situs web yang menggunakan desain hijau untuk membawa sense of nature pada pengunjung, hijau adalah warna yang sangat fleksibel. Ketika hijau terang dipadu dengan latar belakang hitam, itu benar-benar kontras, dan memberikan desain yang terasa techy. Thats why aku lebih suka menggunakan perpaduan warna ini pada Terminal command line di ubuntu, karena terkesan canggih dan berasa jadi hacker hehe&#8230;<br />
<center></p>
<div class="thumb1">
<img alt="Orange lambang enerjik" src="http://www.dhenk.com/wp-content/uploads/post/terminal.png"/>
</div>
<p></center></p>
<h4>Arti Warna Biru</h4>
<p>Biru melambangkan keterbukaan, intelijen, dan iman. Physiologically, biru ternyata dapat digunakan untuk menenangkan perasaan, tetapi juga dapat mengurangi nafsu makan. Efek ini mungkin karena ada keanehan jika biru digunakan untuk makanan. Selain blueberries, berapa banyak makanan berwarna biru alami yang dapat kamu hitung&#8230;? Biru tidak termasuk bagian dari warna alam -inducing pallete-, sehingga jarang dipilih untuk mempromosikan produk makanan. Biru kadang-kadang dianggap sebagai simbol nasib sial dan kesulitan. Emosionalnya tergambar nyata dalam musik blues dan di lukisan dari Picasso depression-induced Blue Periode. It&#8217;s not all about food color, yang terlihat tidak wajar dan tertindas bentuk seni, meski biru pun memiliki sifat universal. Visual ini berkaitan dengan air, langit biru dan udara membuat biru menjadi pilihan yang tepat untuk web atau blog yang berkaitan dengan penerbangan, AC, kolam renang filter, dan pelayaran. Apakah kamu pernah memperhatikan bahwa biru adalah warna utama dalam logo IBM, Dell, HP, dan Microsoft&#8230;? Mungkin itu alasan bahwa biru juga menyampaikan rasa stabilitas dan kejelasan dari tujuan. So, menurut mu apa arti dari warna biru yang ku pakai di blog ini&#8230;? Semua terserah persepsi kamu masing-masing, bebas ajah chuy&#8230; </p>
<h4>Arti Warna Ungu</h4>
<p>Secara historis, warna ungu telah terkait dengan royalti dan kuasa. Ungu merupakan kekayaan dan pemborosan. Ungu paling sering terhubung dengan bunga, gemstones, dan matahari terbenam. Jika kamu mencoba untuk membuat sebuah desain web atau blog yang out of the box, pikirlah menggunakan kekayaan warna ungu. According to CSS Zen Garden’s Design category index, ungu adalah warna yang sangat-sangat jarang digunakan warna.</p>
<h4>Arti Warna Putih</h4>
<p>Ketika orang berpikir &#8220;bersih&#8221;, mereka putih. Putih dianggap warna kesempurnaan, cahaya, dan kesucian. Ini sebabnya putih sering digunakan dalam iklan deterjen dan mengapa seorang perempuan memakai gaun putih pada hari pernikahan.</p>
<h4>Arti Warna Hitam</h4>
<div class="thumb">
<img alt="Hitam lambang kekuatan" src="http://www.dhenk.com/wp-content/uploads/post/limbad.jpg"/></p>
<div class="alt">
<center>Hitam lambang kekuatan</center>
</div>
</div>
<p>Walaupun hitam sering memiliki konotasi negatif seperti kematian dan kejahatan, hitam juga dapat menjadi warna kekuatan dan keanggunan, tergantung bagaimana hitam itu digunakan. Warna hitam cocok dipadukan dengan semua jenis warna. Jika kamu ingin menggunakan warna tertentu dan dipadu dengan warna hitam, cukup tanyakan pada diri kamu sendiri, &#8220;Apakah tiga hal pertama yang datang ke pikiran ku mengenai warna ini..?&#8221; Ketika aku berpikir tentang hitam, misalnya, aku berpikir tentang Limbad dan Batman. Dan ketika aku berpikir tentang Limbad, maka yang terlintas dibenakku adalah pakaian gelap, tanpa suara, dan kekuatan yang nyata.</p>
<p>Meski psikologi warna tidak berperan dalam cara pengunjung melihat sebuah web atau blog yang kamu desain, harus diingat bahwa tidak ada salahnya menggunakan warna yang tepat. Sementara alasan psikologis dapat membantu kamu menentukan warna yang akan kamu gunakan, keberhasilan suatu skema warna tergantung pada harmoni yang ada di antara semua warna dipilih. Untuk mencapai keseimbangan ini, kita akan tetap perlu beberapa atribut warna lainnya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/psikologi-dan-arti-warna-pada-desain-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Free Style blog design</title>
		<link>http://dhenk.com/5-tips-free-style-blog-design</link>
		<comments>http://dhenk.com/5-tips-free-style-blog-design#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 06:54:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips blogging]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang bukan saatnya blog terlihat biasa. Bukan juga saatnya punya blog yang tulisannya bagus, tapi tampilan amburadul. Sekarang saatnya punya blog dengan tampilan menarik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro &#038; Sist, banyak orang yang mengatakan bahwa tampilan blog monoton dan membosankan, dan membuat tampilan blog yang unik hanyalah sebuah mimpi. Dan hanya website lah yang dapat didesign unik dan menarik. Padahal, hanya dengan sedikit imajinasi dan kreatifitas kita bisa membuat tampilan blog menjadi unik dan menarik. Dan peran kita untuk mewujudkan mimpi itu. Karena seorang blogger tidak hanya harus pandai menulis, tapi harus pula pandai berimajinasi dan kreatif mendesign. Karena themes yang unik mempunyai pengaruh terhadap kesuksesan blog itu sendiri. Karena pada dasarnya, blog memiliki fungsi dan struktur yang sama dengan website. So, kenapa kita membiarkan blog kita dengan design yang &#8216;biasa&#8217;, kenapa pula kita tidak membuat tampilan blog kita unik&#8230;?? Mungkin beberapa dari kita menjawab, &#8220;Ah, itu mah susah&#8230;&#8221; Apanya yang susah boss..? Semua ga susah kalo kita mau belajar. Atau mungkin juga kita malas untuk mendesign. Nah untuk itu disini aku mau share beberapa tips untuk membuat tampilan blog yang unik dan menarik, dan aku bilang ini adalah Free Style Blog Design.</p>
<h4>1. Open Minded.</h4>
<p>Untuk membuat sebuah free style design, cobalah untuk menerima semua hal baru. Jangan kaku, jangan kolot, dan jangan menutup diri. Lihat perkembangan design disekitar kita, jangan melulu hanya berkunjung ke blog/web langganan yang berisi tentang blogging tips saja, yang orang sunda bilang <a ONMOUSEOVER="ddrivetip('Arti Kiasan : Tidak mau pergi jauh dari kampung halaman, jadi kurang pengetahuan dan pengalaman.')"; ONMOUSEOUT="hideddrivetip()">kurung batok.</a> Tapi mulailah menjenguk blog sahabat kita yang membahas tentang design. Dan yang tidak kalah penting adalah berkunjung ke web portfolio para designer. Karena web/blog mereka pasti unik dan mempunyai nilai seni tersendiri. Kita bisa menjadikan design mereka sebagai referensi untuk menemukan ciri khas gaya design kita. Tapi ingat, hanya sebatas referensi dan bukan untuk dicopy atau bahkan mengklaim bahwa karya yang mereka buat punya kita, (kaya tetangga kita itu tuh). Kamu bisa mendapat banyak inspirasi dengan menjelajah ke gallery para designer grafis, pembuat cartoon, Photografer, bahkan blog para Bomber (pembuat grafitti). Perhatikan gaya design yang mereka buat, coba kamu lakukan sendiri dan rasakan pakai hati. Kalau kamu merasa nyaman, ya kamu terusin, tapi kalo ngga ya udah tinggalin dan kamu coba cari gaya baru. Anw, para bomber inilah yang memberikan banyak inspirasi design buat ku, karna memang sebelum terjun bebas ke blogosphere, aku wara-wiri sama para bomber. Otreh, lanjut ke tips berikutnya&#8230;</p>
<h4>2. Membuat Sketch dan Menyusun Layout.</h4>
<p>Gunakan pen dan kertas untuk membuat sketch. Karena cara konvensioanl inilah yang paling efektif. Kita bisa saja langsung membuat sketch di komputer, tapi membuat sketch di kertas mempunyai kenyamanan dan kebebasan yang tidak bisa didapat di komputer. Kita bisa bebas mengeksplore gaya design yang kita mau. Hal pertama yang harus difikirkan adalah menyusun layout (menata tata letak). Kita imajinasikan bahwa kertas adalah tampilan full screen dari web browser. Disitu kita mulai menggambar header, menentukan letak menu navigasi, main bar (untuk tulisan) dan side bar (untuk widget) dan footer. Tipsnya, gunakan lahan yang ada dengan bijak. Jangan terlalu banyak menggunakan widget yang tidak perlu dan jangan pula membiarkan lahan kosong, mubazir. Kita buat tampilan blog yang padat namun tidak berat saat diakses. Kita juga bisa mengeksplore bagian footer agar lebih maksimal. Misalnya dengan membagi footer menjadi tiga bagian, dan tiap bagian kita letakan satu widget yang berguna untuk pengunjung.</p>
<h4>3. Pemilihan Warna.</h4>
<div class="thumb">
<img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/warna-blog.jpg" alt="Free Style Design"/></p>
<div class="alt"><center>Berani Gunakan Warna</center></div>
</div>
<p>Kombinasi warna yang digunakan ikut berperan agar tampilan blog kita terkesan unik. Tipsnya, jangan gunakan warna-warna standart. Tapi coba gunakan warna yang jarang digunakan, tapi ingat harus dengan kombinasi dan komposisi yang pas. Hindari penggunaan warna putih untuk background, karena terkesan kaku dan biasa. Selain itu, penggunaan warna putih untuk bacground dengan kombinasi warna hitam untuk text, dapat membuat mata mudah lelah saat membaca. Untuk itu gunakan warna-warna gelap agar lebih terlihat custom walaupun memang terkesan suram. Tapi, dengan kombinasi yang pas, penggunaan warna gelap pun dapat berkesan menarik. Tapi jika kamu ingin membuat design dengan warna yang terang, gunakan warna-warna cerah karena terkesan happy dan selalu ceria. Pemilihan warna ini dipengaruhi oleh tema blog yang ingin kamu buat. Misalnya, jika kamu ngin membuat design themes untuk blog &#8216;anak band&#8217;, kamu bisa gunakan warna-warna gelap tapi jika kamu akan membuat design themes untuk blog edukasi, gunakan warna-warna cerah agar terlihat seru dan tidak membosankan.</p>
<h4>4. Penggunaan Gambar.</h4>
<p>Buatlah gambar-gambar yang tidak biasa. Artinya, kamu jangan hanya menggunakan gambar yang sudah biasa dipakai orang lain. Gambar disini tidak hanya untuk mempercantik themes saja, tapi memcakup gambar illustrasi pada tulisan, atau icon yang kamu pakai di blog. Kamu bisa menggunakan gambar-gambar 3D, gambar dengan efek grunge, cartoon, monster, vector atau bahkan fotomu sendiri. Gambar apapun bisa kamu gunakan, tapi ingat jangan gambar orang lain yang punya copyright, bisa bahaya boss&#8230; Salah satu contoh design blog yang unik penggunaan gambarnya adalah blog seleb <a rel="external nofollow" href="http://sandradewi.blogseleb.com/" target="_blank">Sandra Dewi</a>. Disitu terlihat penggabungan foto dengan efek grunge dan vector, keren kan..??</p>
<h4>5. Penggunaan Animasi.</h4>
<p>Animasi digunakan agar blog terlihat lebih atraktif dan dinamis, baik itu untuk header, menu navigasi, images slide. Animasi untuk blog bisa menggunakan flash, javascript atau gif. Tidak hanya terbatas dari sisi gambar saja, animasipun bisa dibuat untuk bagian lain, misalnya animasi text dengan efek type writter, carousel recent post, atau bahkan penggunaan flash untuk tag cloud seperti wp-cumulus. Kamu bisa menggunakan salah satu efek-efek animasi diatas, atau bahkan kamu pakai semua. Tapi jangan berlebihan, karena dapat mengganggu fokus pengunjung untuk membaca. Alih-alih pengunjung membaca blog, eh malah asik ngeliatin animasi. Selain itu, penggunaan animasi berlebihan dapat membuat blog menjadi lebih berat diakses.</p>
<p>Gimana, cukupkah 5 tips diatas&#8230;? Intinya, untuk mendesign blog yang unik kita harus berani mencoba sesuatu yang beda, sesuatu yang baru, bahkan sesuatu yang aneh. Oh ya, kalo kamu punya tips lain, tolong tambahin ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/5-tips-free-style-blog-design/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaruh design themes terhadap kesuksesan blog</title>
		<link>http://dhenk.com/pengaruh-design-themes-blog-terhadap-kesuksesan-blog</link>
		<comments>http://dhenk.com/pengaruh-design-themes-blog-terhadap-kesuksesan-blog#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 12:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[design blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Banyak blog yang kurang menarik dan kurang interaktif dari sisi tampilan, dan hanya menekankan pada konten dari pada tampilan. Tapi banyak juga blog yang memiliki keduanya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro &#038; Sist, saat ini terdapat jutaan blog yang ada di dunia. Dan sebagian dari kita mungkin mengunjungi puluhan blog setiap hari, baik untuk tujuan blog walking, atau mencari informasi yang kita perlukan. Tapi penahkah kamu memperhatikan design blog yang kamu kunjungi itu&#8230;? Dan pernahkah kamu bertanya, mengapa banyak blogger yang &#8220;mati-matian&#8221; mendesign sebuah blog&#8230;? Atau bahkan mereka rela merogoh kocek yang dalam hanya untuk membeli sebuah Premium Themes&#8230;?</p>
<p>Nah, disini aku akan menjelaskan beberapa pandangan ku tentang pengaruh themes terhadap kesuksesan blog.</p>
<p>Blog mempunyai kelebihan dalam hal penggantian themes jika dibanding dengan web tradisional. Pertanyaan nya, mengapa banyak blogger yang sering mengganti themes&#8230;?</p>
<p>Sebagian alasan blogger untuk mengubah themes yang cukup sering adalah karena ketersediaan ribuan themes yang berbeda (terutama untuk Wordpress), dan sebagian besar gratis. Dan aku rasa faktor lain adalah blogger menginginkan tampilan yang lebih fresh dengan &#8220;wajah&#8221; barunya. Yang tentunya hal ini dilakukan oleh blog yang memiliki banyak pengunjung agar pengunjung yang datang kembali dilain waktu tidak merasa jenuh karena melihat tampilan yang itu-itu saja.</p>
<h4>Seberapa sering harus mengganti themes&#8230;?</h4>
<p>Penggantian themes jangan terlalu sering dilakukan. Hal ini mengingat bahwa mungkin ada pengunjung setia blog yang tidak memperdulikan design, namun mereka hanya fokus pada isi blog saja. Selain itu, perubahan themes memungkinkan juga pengunjung mengalami kesulitan dalam menjelajahi blog kamu, karena berubahnya layout dan tata letak.</p>
<blockquote><p>Perlu diingat, themes yang menarik tidak menjamin pertumbuhan blog&#8230;!!!</p>
</blockquote>
<h4>Apa saja faktor yang menunjang kesuksesan blog&#8230;?</h4>
<div class="thumb">
<img alt="Design Themes, hate or love...?" src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/themes-unik.jpg"/></p>
<div class="alt">
<center>Themes harus unik&#8230;!</center>
</div>
</div>
<p>Tidak diragukan lagi, design kualitas tinggi akan membantu sebuah blog, tapi jelas ada faktor lain yang memainkan peran penting dalam keberhasilan blog. Namun, hal ini kurang berdampak pada jangka panjang. Karena keberhasilan blog dihitung pula dari kualitas konten. Pembaca blog ingin melihat desain bagus, begitu juga dengan konten yang benar-benar membuat mereka datang kembali.</p>
<p>Pemasaran merupakan salah satu faktor penting untuk keberhasilan blog. Beberapa blogger menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan uang dari usaha promosi, dan sebagian lain membuat konten dan menunggu yang lain untuk memasarkannya. Apapun strategi pemasaran yang dipilih mempunyai tujuan yang sama, yaitu popularitas agar blog tumbuh berkembang.</p>
<p>Saat blog telah sukses, konsistensi juga penting. Jangan sampai kesuksesan membuat kamu bersantai dan tidak lagi merawat blogmu. Atau mungkin sebaliknya, karena blog mu dinilai kurang sukses, maka kamu frustasi dan tidak melanjutkan aktifitas blgogging mu.</p>
<p>Mungkin diantara kita pernah melihat blog dengan niche yang bagus dan dengan desain yang bagus pula. Pertanyaannya kemudian menjadi &#8220;Apakah blog tersebut berhasil karena desain, atau custom themes yang membuat blog berhasil..?&#8221;</p>
<p>Dengan banyaknya blog luar sana dan banyaknya themes, blog dengan custom design yang baik akan mudah dikenali. Menurut pendapatku, yang paling penting adalah seberapa besar manfaat dari custom themes. Sebagai pembaca tetap yang datang ke blog kamu beberapa kali dalam seminggu, mereka sudah semakin kecil kemungkinannya memperhatikan desain kamu. Mereka hanya mengharapkan apa yang mereka dapatkan setelah beberapa kali mengunjungi blog mu, dan tentunya konten yang berkualitas akan terus mereka tunggu dan akan membuat mereka datang kembali.</p>
<p>Di lain sisi, desain blog dapat memiliki dampak yang besar pada kesan pertama dari pengunjung baru, seperti yang pernah aku jelaskan pada artikel sebelumnya tentang <a href="http://dhenk.com/5-tips-membuat-halaman-blog-menarik">tips mendesign blog yang menarik</a>. Selain itu, custom themes juga dapat membangun branding yang kuat karena gambar yang unik dan bagus dapat melekat kuat di fikiran pengunjung blog kita. Faktor-faktor ini tidak boleh diabaikan, dan itu berarti bahwa design blog dan tampilan dapat berpengaruh pada tingkat keberhasilan.</p>
<p>Dari beberapa pandangan ku diatas, aku mengambil kesimpulan bahwa : Desain blog dapat sangat membantu tingkat keberhasilan blog dengan mengimbangi bagaimana menekankan konten yang berkualitas. Agar pengunjung dapat menghargai konten, desain harus baik dan tidak mengganggu pengunjung.</p>
<p>Bagaimana pendapat kamu&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/pengaruh-design-themes-blog-terhadap-kesuksesan-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Accordion Menu Pada Blog</title>
		<link>http://dhenk.com/membuat-accordion-menu-pada-blog</link>
		<comments>http://dhenk.com/membuat-accordion-menu-pada-blog#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 13:42:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Kostumisasi blog perlu dilakukan agar dapat memperoleh daya tarik dari visitor kita. Salah satu caranya yaitu dengan cara membuat menu navigasi menjadi lebih menarik. Layaknya manusia, blog pun perlu mendapat sentuhan agar terlihat cantik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bro &#038; Sist, kali ini, untuk <a href="http://dhenk.com/5-tips-membuat-halaman-blog-menarik"><span style="text-decoration: underline;">membuat blog menjadi lebih menarik</span></a>, kita coba membuat menu navigasi dengan sentuhan accordion. Kamu mungkin pernah atau bahkan sering mendengar istilah ini. Accordion adalah efek yang bekerja jika header di klik. Illustrasinya begini, jika header menu pertama di klik, maka sub menu akan tampil secara keseluruhan. Dan jika header menu kedua diklik, header yang pertama akan kembali tertutup dan menu header kedua akan tampil. Begitu seterusnya jika header menu yang lain di klik.</p>
<div class="download">
<a href="http://dhenk.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=2"><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/img/download.png"/></a>
</div>
<div class="demo">
<a href="http://dhenk.com/wp-content/script/accordion/"><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/img/demo.png"/></a>
</div>
<p>Dalam contoh kali ini, menu header adalah tag H3, dengan masing-masing sub menu dengan tag UL tag yang akan memperluas/tampil jiak header di klik. Header adalah tombol yang ditekan dengan &#8220;klik&#8221; melalui mouse. Tampilan menu ini diatur melalui CSS dan efek accordion menggunakan Javascript, salah satunya menggunakan jquery dari google.</p>
<p>Berikut adalah cara pemasangan accordion menu ini pada blog atau web :</p>
<ol>
<li>Download file accordion menu (link download ada di bagian bawah post)</li>
<li> Upload semua file yang telah di download ke hostingan kamu. Contoh, letakan semua file dalam satu folder yang diberi nama &#8220;menu&#8221; ke folder public_html di hostingan-mu.</li>
<li> Tambahkan script berikut kedalam tag header diantara &lt;header&gt; &#8230; &lt;/header&gt;<br />
<blockquote>
<p>&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221; src=&#8221;http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js&#8221;&gt;&lt;/script&gt;</p>
<p>&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221; src=&#8221;acc/ddaccordion.js&#8221;&gt;&lt;/script&gt;</p>
<p>&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221; src=&#8221;acc/ddaccordion2.js&#8221;&gt;&lt;/script&gt;</p>
<p>&lt;link title=&#8221;default&#8221; media=&#8221;screen&#8221; type=&#8221;text/css&#8221; href=&#8221;acc/ddaccordion.css&#8221; rel=&#8221;stylesheet&#8221;&gt;</p>
</blockquote>
</li>
<li>Letakan script berikut di dalam tag &lt;body&gt;. Script berikut adalah script menu dan sub menu. Kamu bisa merubah menu sesuka hati, baik menambah atau mengurangi menu/submenu.<br />
<blockquote>
<p> &lt;div&gt;<br /> &lt;h3&gt;MENU 1&lt;/h3&gt;<br /> &lt;ul&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 5&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 6&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 7&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 8&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;/ul&gt;</p>
<p> &lt;h3&gt;MENU 2&lt;/h3&gt;<br /> &lt;ul&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 5&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 6&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 7&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 8&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;/ul&gt;</p>
<p> &lt;h3&gt;MENU 3&lt;/h3&gt;<br /> &lt;ul&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 5&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 6&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 7&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;#&#8221;&gt;Submenu 8&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br /> &lt;/ul&gt;</p>
<p> &lt;h3 style=&#8221;cursor: default&#8221;&gt;MENU 4&lt;/h3&gt;<br /> &lt;div&gt;<br /> &lt;/div&gt;</p>
</blockquote>
</li>
<p>
<li>Selesai&#8230;!!!</li>
</p>
</ol>
<blockquote><p>Note :<br /> &#8211; Sebelum mengupload semua file, perhatikan lokasi images yang ada di file ddaccordion.css. Images ini digunakan untuk background header menu pada saat submenu tampil/tidak.<br /> &#8211; Buat kamu yang menggunakan free hosting dan tidak bisa upload file (misal : blogger.com), semua file bisa diupload ke hosting yang terpisah dari hosting blog, dengan catatan lokasi file yang ada di ddaccordion.css dan script yang ada di header harus tepat.</p>
</blockquote>
<p>Gimana, kamu tertarik untuk menggunakan accordion menu&#8230;? Sok atuh, tunggu apa lagi buruan coba. Kalo ada pertanyaan, silahkan isi form comment dibawah, jangan ragu-ragu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/membuat-accordion-menu-pada-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Membuat Halaman Blog Yang Menarik Bagi Visitor</title>
		<link>http://dhenk.com/5-tips-membuat-halaman-blog-menarik</link>
		<comments>http://dhenk.com/5-tips-membuat-halaman-blog-menarik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 04:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhenk.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Tampilan halaman awal (index) dari blog seringkali adalah kontak pertama antara visitor dengan blog.Halaman pertama dari blog yang baik dan cantik membantu membuat visitor menjadi kerasan dan kita sebagai owner blog berharapan baik bila visitor kita menjadi pelanggan tetap.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tampilan halaman awal (index) dari blog seringkali adalah kontak pertama antara visitor dengan blog. Halaman pertama dari blog yang baik dan cantik membantu membuat visitor menjadi kerasan dan kita sebagai owner blog berharapan baik bila visitor kita menjadi pelanggan tetap, terutama bagi visitor yang baru pertama kali berkunjung.</p>
<p>Agar dapat meraih hal itu, satu pertanyaan kunci disini, “Apakah kamu tahu apa yang visitor inginkan (atau yang tidak diinginkan) saat mereka melihat halaman pertama dari blog kamu?” Pegang pertanyaan tersebut dan mulai kita jawab step-by-step.</p>
<h4>1. Pemilihan themes yang tepat.</h4>
<p>Themes yang baik akan membuat visitor merasa nyaman untuk berlama-lama berada di blog mu. Untuk menumbuhkan perasaan nyaman itu, kamu bisa ciptakan dengan menggunakan themes yang sesuai dengan tema blog mu. Saat ini, banyak themes gratis yang dapat kamu download dan kamu pakai di blog mu. Atau bahkan bisa kamu bisa buat sendiri sesuai selera. Selain itu, pemilihan themes yang tepat dapat menumbuhkan rasa kepercayaan dari visitor. Karena visitor tidak dapat melihat kamu, mereka mungkin tidak akan pernah bertemu kamu langsung secara pribadi, atau bahkan berbicara dengan kamu melalui telepon. Jadi themes yang sesuai dapat mewakili identitas mu.</p>
<h4>2. Tagline yang singkat dan jelas.</h4>
<p>Beberapa blog menggunakan banyak ruang yang di halaman pertama blog mereka dengan &#8220;ucapan selamat datang&#8221; dengan text betjalan atau yang dibuat dengan pop-up, bahkan ada pula yang menggunakan popup berkali-kali. Atau “pernyataan tentang visi &amp; misi” yang demikian panjang, sehingga membuat para pengunjung mengantuk bahkan sebelum halaman selesai loading. Namun pernyataan tentang visi &amp; misi bertujuan untuk menjelaskan maksud tujuan blog kamu, serta rangkuman content blog mu secara keseluruhan. Dan hal ini dapat disiasati dengan mengubah visi &amp; misi menjadi sebuah pernyataan singkat (tagline) yang mengandung beberapa keyword penting. Yaitu buatlah satu baris kalimat singkat dan letakkan di tempat yang mudah terlihat pada halaman pertama blog kamu. Misalnya pada “Header”. Contoh, di blog dhenk[dot]com ini, aku memilih menggunakan kalimat “web master = web design + web programing”.  Aku bertujuan merangkum isi blog secara keseluruhan dengan menggunakan kalimat tersebut, yaitu menjelaskan bahwa blog dhenk[dot]com berisi tentang tulisan cara mendisain blog dan cara menggunakan script pada blog. So, apa yang muncul dibenak mu saat pertama kali kamu baca kalimat itu&#8230;? Apa sama dengan yang aku maksudkan&#8230;?</p>
<h4>3. Meletakan menu navigasi page / category.</h4>
<p>Menu navigasi yang mudah dilihat sangat penting karena visitors benci jika harus tersesat di situs. Visitors yang  frustrasi akan pergi dan tidak akan pernah kembali lagi. Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada blog kamu :</p>
<p><strong>Navigasi yang Mudah Diakses</strong><br />
Menu navigasi dengan hanya menggunakan text standard lebih baik bila dibanding dengan navigasi menggunakan flash atau images, bahkan text yang menggunakan javascript sekalipun dapat menjadi kendala ketika visitor mengakses blog kita dari gadget seperti PDA, Handphone atau browser-browser non-grafik. Untuk itu, jika memang tidak diperlukan hindari penggunaan  flash atau images untuk menu navigasi karena tidak semua visitor mengakses blog kita melaui PC.</p>
<p><strong>Fungsi Pencarian</strong><br />
Visitor akan merasa senang jika mereka dapat menemukan apa yang mereka cari di blog kita dengan cepat. Untuk itu, gunakan fasilitas pencarian pada blog guna memudahkan visitor mencari apa yang mereka inginkan.</p>
<p><strong><a href="http://dhenk.com/sitemap">Sitemap</a></strong><br />
Sitemap berguna untuk memudahkan visitor melihat struktur blog kita secara keseluruhan dengan jelas. Dan dapat membantu visitor untuk menjelajah blog kamu lebih dalam lagi. Selain itu, spider-spider mesin pencari seperti google bot menyukai sitemap karena membantu mereka untuk mengindeks seluruh blog.</p>
<h4>4. Singkat dan Sederhana</h4>
<p>Visitor menginginkan blog yang dikunjunginya dapat segera memberikan informasi yang mereka harapkan. Untuk itu, halaman awal blog tidak perlu dijejali dengan banyaknya artikel, namun cukup penggalan artikel atau bahkan judul-judul artikel saja. Karena selain menghemat tempat, hal ini juga mempercepat proses loading blog kamu.</p>
<h4>5. Customization and review</h4>
<div class="thumb"><img src="http://dhenk.com/wp-content/uploads/post/images-themes.jpg" alt="penggunaan images"/>
<div class="alt">
<center>perhatikan penggunaan images<center /><br />
</center></div>
</div>
<p>Buat tampilan blog mu berbeda dan mempunyai ciri khas dari blog-blog lain yang pernah ada. Tapi pastikan halaman pertama blog kamu harus tampil sewaktu para visitor me-loadingnya. Kamu boleh menggunakan Animasi Flash yang paling keren, namun jangan berharap para visitor akan mendownload plug-in-nya hanya karena untuk melihat animasinya. Sebagian besar dari visitor hanya ingin melihat halaman situs web cepat sewaktu loading, tampak menarik, dan berisi informasi yang berguna. Hal tersebut tidaklah berat jika kamu memenuhi tiga syarat berikut ini:</p>
<p><strong>Pilih warna yang tepat:</strong><br />
Kombinasi warna yang tepat membuat kontras dan menegaskan poin-poin penting. Hindari penggunaan warna yang mencolok. Warna-warna link standar membuat navigasi menjadi lebih mudah.</p>
<p><strong>Gunakan gambar-gambar dengan bijaksana:</strong><br />
Pastikan apakah gambar yang ada benar-benar meningkatkan tujuan dari situs kamu. Kebanyakan para visitor ingin membaca informasi , bukan melihat gambar-gambar indah yang hanya menambah waktu download yang tidak diperlukan saja. Jika kamu terpaksa menggunakan gambar, perhatkan size dari gambar tersebut. Karena gambar yang besar hanya akan menghabiskan space host dan menambah lama waktu loading.</p>
<p><strong>Perbaiki kesalahan-kesalahan:</strong><br />
Hati-hati dalam penggunaan kode. Kesalahan pemberian kode HTML yang sederhana pun dapat merusak halaman kamu. Validasi kode HTML kamu melalui http://validator.w3.org Ini akan memberitahu kamu jika terdapat masalah-masalah yang terjadi pada kode. Selain itu, Validasi kode CSS kamu melalui http://jigsaw.w3.org.</p>
<p>Yup, kamu pasti ingin mengundang para pengunjung datang ke blog kamu, tapi yang lebih penting, kamu ingin mereka tetap berada di situ dan menjadi pelanggan kamu kan&#8230;?</p>
<p>So, halaman depan blog kamu adalah image awal. Buatlah seinformatif mungkin dan menimbulkan rasa ingin tahu. Buatlah blog mu menarik dimata visitor dan buat visitor merasa kangen dan ingin kembali mengunjungi blog mu. Ada masukan lain boss&#8230;? share ya, coz aku juga butuh masukan nih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhenk.com/5-tips-membuat-halaman-blog-menarik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
